Warta

Belum Setahun Dibentuk, Sejumlah Anggota TAGUPP Kaltim Mulai Mundur

RAIDMEDIA, SAMARINDA — Tim Ahli Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TAGUPP) Kalimantan Timur mulai ditinggalkan sejumlah anggotanya, meski usia pembentukan tim tersebut belum genap satu tahun sejak dibentuk Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud.

Di tengah sorotan publik terkait legalitas dan efektivitas TAGUPP, sedikitnya 8 hingga 10 anggota dilaporkan sudah tidak aktif maupun memilih mengundurkan diri dari tim yang memiliki alokasi anggaran sekitar Rp10 miliar tersebut.

Ketua TAGUPP Kaltim, Irianto Lambrie, membenarkan adanya gelombang pengunduran diri anggota tim ahli itu. Menurut dia, pengunduran diri terjadi di beberapa bidang, terutama sektor informasi dan komunikasi publik.

“Beberapa anggota memang sudah mundur, termasuk dari bidang Informasi dan Komunikasi,” ujar Irianto saat dikonfirmasi, dikutip dari Bontangpost.id, Selasa (12/5/2026).

Meski demikian, Irianto enggan membeberkan secara rinci alasan pengunduran diri para anggota tersebut. Ia hanya menyebut sebagian anggota memilih mundur karena memiliki kesibukan pekerjaan di luar daerah, sementara sebagian lainnya merasa tidak mampu mengikuti ritme kerja tim yang cukup padat.

Dengan kondisi tersebut, Pemerintah Provinsi Kaltim disebut tengah menyiapkan pembaruan Surat Keputusan (SK) TAGUPP dengan menghapus nama-nama anggota yang sudah tidak aktif.

“Hingga saat ini ada sekitar 8 sampai 10 anggota yang sudah tidak aktif atau mengajukan pengunduran diri kepada gubernur,” katanya.

Irianto juga meluruskan informasi yang beredar terkait jumlah anggota TAGUPP yang disebut mencapai 47 orang. Menurut dia, angka tersebut tidak seluruhnya merupakan tim ahli, melainkan juga mencakup tenaga administrasi dan unsur pendukung lainnya.

“Kalau hanya menghitung tim ahli, jumlahnya tidak sampai 47 orang,” ujarnya.

Ia menjelaskan, TAGUPP memiliki delapan penasihat serta sejumlah bidang kerja yang bertugas membantu gubernur dalam memberikan pertimbangan terhadap kebijakan pembangunan daerah.

Keberadaan TAGUPP sebelumnya menjadi perhatian publik setelah besarnya anggaran yang dialokasikan untuk tim tersebut menuai sorotan dari berbagai kalangan.

Related Articles

You cannot copy content of this page