Prabowo Janjikan Gedung 40 Lantai untuk MUI dan Lembaga Islam di Kawasan Bundaran HI

RAIDMEDIA, JAKARTA — Presiden RI Prabowo Subianto berencana membangun gedung khusus bagi Majelis Ulama Indonesia (MUI) bersama sejumlah lembaga Islam lainnya di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat. Gedung tersebut direncanakan berdiri di atas lahan seluas sekitar 4.000 meter persegi dengan ketinggian mencapai 40 lantai.
Rencana itu disampaikan Prabowo saat menghadiri acara Munajat Bangsa dan Pengukuhan Pengurus MUI di Masjid Istiqlal, Jakarta, Sabtu (7/2/2026). Ia menyebut bangunan tersebut nantinya juga akan digunakan oleh Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) serta organisasi kemasyarakatan Islam yang membutuhkan ruang aktivitas.
“Termasuk ormas-ormas Islam yang membutuhkan ruangan, kita akan bangun gedung. Terserah Menteri Agama berapa puluh lantai. Rencananya berapa? 40 lantai,” ujar Prabowo.
Menurut Presiden, gagasan pembangunan gedung ini berawal dari permintaan Menteri Agama Nasaruddin Umar yang juga Imam Besar Masjid Istiqlal. Nasaruddin menyampaikan bahwa hingga kini lokasi kantor pusat MUI belum dikenal luas oleh masyarakat.
Prabowo bahkan sempat berkelakar bahwa dirinya tidak mengetahui secara pasti keberadaan kantor MUI saat ini. Kondisi tersebut menjadi salah satu alasan pemerintah menyiapkan gedung representatif sebagai pusat aktivitas lembaga-lembaga Islam.
Ia menegaskan, gedung institusi keagamaan tersebut akan ditempatkan di kawasan strategis ibu kota. Prabowo menilai area Bundaran HI tidak seharusnya hanya dipenuhi hotel mewah dan pusat perbelanjaan, tetapi juga perlu menghadirkan simbol peran lembaga keagamaan di ruang publik nasional.
Dalam kesempatan yang sama, Presiden turut menekankan pentingnya persatuan antara ulama dan umara. Ia menilai sinergi kedua unsur tersebut menjadi kunci menjaga keselamatan dan keutuhan bangsa, sejalan dengan tema doa bersama yang digelar di Masjid Istiqlal.



