Pemkot Samarinda Perketat Pengawasan Harga dan Stok Bapokting Menjelang Nataru

RAIDMEDIA, SAMARINDA – Pemerintah kota (Pemkot) Samarinda mengambil langkah tegas untuk menjaga stabilitas harga serta memastikan ketersediaan bahan pokok dan barang penting (bapokting). Sejumlah komoditas strategis seperti BBM, beras, gula, dan cabai menjadi fokus pemantauan intensif.
Pemkot juga akan turun langsung melakukan pengecekan ke ritel modern dan swalayan untuk memastikan pasokan tetap aman. Wali Kota Samarinda, Andi Harun, menekankan pentingnya pencegahan sejak dini terhadap potensi gejolak harga di pasaran.
“Kita mengimbau agen dan distributor untuk menjauhkan dari kemungkinan adanya potensi penimbunan dan menaikkan harga,” ungkapnya.
Ia menambahkan, meningkatnya permintaan menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) kerap memunculkan spekulasi sehingga diperlukan langkah antisipasi yang cepat dan terukur. Usai rapat koordinasi, pemkot dijadwalkan melakukan pengecekan lanjutan ke sejumlah distributor guna memastikan tidak ada penyimpangan.
Selain sidak terbuka, pemkot juga menyiapkan langkah pengawasan tertutup melalui Polresta dan Kejaksaan apabila ditemukan indikasi pelanggaran. Tindakan hukum dipastikan akan diambil jika terbukti terjadi penimbunan atau manipulasi harga yang merugikan masyarakat.
Apabila kondisi pasar tetap stabil namun stok tidak dapat memenuhi kebutuhan masyarakat, pemkot telah menyiapkan skema operasi pasar. Kebijakan tersebut akan diterapkan secara hati-hati agar tidak mengganggu pertumbuhan ekonomi dan tetap menjaga keseimbangan harga.
“Kalau situasi normal dan ketersediaan tidak mencukupi permintaan, kita siapkan skema operasi pasar,” pungkasnya.



