Warta

Prabowo Bahas Kesiapan Pangan dan Energi Hadapi Dampak Konflik AS–Israel dengan Iran

RAIDMEDIA, JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto menyoroti pentingnya kesiapan sektor pangan dan energi nasional dalam merespons meningkatnya ketegangan konflik antara Amerika Serikat dan Israel dengan Iran.

Hal tersebut disampaikan Presiden Partai Keadilan Sejahtera, Almuzzammil Yusuf, usai menghadiri pertemuan antara Prabowo dengan para mantan presiden dan wakil presiden, tokoh diplomat, serta ketua umum partai politik di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (3/3/2025) malam.

“Intinya bagaimana kesiapan kita menghadapi krisis itu. Beliau menjelaskan tentang kesiagaan pangan, kesiagaan energi, dan dialog elite,” ujar Almuzzammil, dikutip dari Kompas.com.

Menurut Almuzzammil, Prabowo juga memaparkan perkembangan terkait Dewan Perdamaian atau Board of Peace (BoP). Dalam penjelasannya, BoP disebut bukan opsi yang ideal, namun dinilai sebagai langkah paling realistis untuk mendorong perdamaian jangka panjang di Palestina.

“Dari penjelasan Pak Prabowo tentang Board of Peace itu adalah penjelasan yang mungkin telah Pak Prabowo sampaikan kepada MUI dan ormas Islam,” katanya.

Sementara itu, Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, menyebut Prabowo turut menguraikan perkembangan geopolitik global terkini serta langkah antisipatif pemerintah dalam menghadapi dampak konflik, terutama pada sektor energi dan stabilitas nasional.

“Bapak Presiden menjelaskan berbagai hal terkait perkembangan geopolitik dan kesiapan Indonesia dalam menghadapi dinamika global, khususnya dalam konteks energi dan beberapa persoalan lain,” ujar Bahlil.

Ia menegaskan, partai politik memahami posisi dan langkah yang diambil Presiden dalam mengantisipasi potensi dampak global dari konflik tersebut. “Prinsipnya, kami dari partai politik sangat memahami posisi yang dilakukan Bapak Presiden dan kesiapan langkah-langkah untuk mengantisipasi situasi ini,” pungkasnya.

Related Articles

You cannot copy content of this page