Komisi IV DPRD Kaltim Dorong Percepatan Penyelesaian Sarana dan Prasarana SMA 10 Samarinda

RAIDMEDIA, SAMARINDA – Komisi IV DPRD Kalimantan Timur (Kaltim) menyatakan komitmen untuk terus mendorong percepatan penyelesaian sarana dan prasarana di SMA Negeri 10 Samarinda. Melalui dukungan dari Pemerintah Provinsi, sekolah tersebut kini menunjukkan perkembangan signifikan dalam rangka menyambut tahun ajaran baru.
Ketua Komisi IV DPRD Kaltim, Baba, mengatakan bahwa langkah yang diambil pemerintah provinsi mulai membuahkan hasil, utamanya terkait penyiapan gedung sekolah yang sebelumnya belum layak digunakan.
“Sudah membuahkan hasil yang baik. Gedung yang sebelumnya belum siap kini sudah dapat digunakan. Mudah-mudahan sampai tanggal 26 bulan ini sudah siap secara keseluruhan,” ujar Baba saat meninjau langsung kondisi SMA 10 Samarinda, Senin (14/7/2025).
Ia menegaskan DPRD tidak akan membiarkan para siswa menempati sekolah dalam kondisi yang belum layak. Prinsip kehati-hatian dalam memastikan kesiapan fasilitas menjadi prioritas utama yang tidak bisa dikompromikan.
“Tidak akan mungkin anak-anak kita dimasukkan ke sekolah dalam keadaan tidak siap. Kami tidak setuju,” tegasnya.
Selain menyoroti kesiapan sarana dan prasarana sekolah, Baba juga menyinggung soal proses transisi antara SMA 10 dengan Yayasan Melati. Ia mengungkapkan DPRD Kaltim akan mengambil peran aktif dalam memediasi penyelesaian appraisal (penilaian aset) agar berjalan lancar dan tidak menimbulkan polemik.
“Kami dari DPRD akan coba memediasikan secepat mungkin supaya itu appraisal tetap dapat berjalan. Tidak mungkin kita mau menyia-nyiakan SMA Melati. Itu saudara kita kok. Anak bangsa juga yang diurusin,” terangnya.
Lebih lanjut, Baba juga mengapresiasi proses seleksi guru yang sedang dilakukan oleh pihak sekolah. Menurutnya, kehadiran tenaga pendidik yang profesional dan berkualitas akan menjadi fondasi penting dalam membangun citra dan mutu SMA 10 Samarinda ke depan.
“SMA 10 saat ini sedang menyeleksi guru. Harapannya, guru yang dibawa ke sini adalah guru yang terbaik untuk anak-anak kita,” ujarnya.
Di akhir kunjungan, Baba menyampaikan harapan sekaligus ajakan kepada seluruh pihak—baik pemerintah, orang tua siswa, guru, dan komite sekolah—untuk bersama-sama berkontribusi dalam mewujudkan SMA Negeri 10 sebagai sekolah unggulan di Kaltim.
“Kita sepakat memperjuangkan SMA 10 menjadi lebih baik,” tandasnya. (adv/tri)



