Fokus Pengembangan Sektor Sawit di Kutai Timur, Hasbollah Dorong Sertifikasi Kelapa Sawit

RAIDMEDIA, KUTIM – Pengembangan sektor sawit menghadapi berbagai tantangan yang perlu mendapat perhatian serius.
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Hasbollah, menegaskan komitmennya untuk pengembangan sektor perkebunan sawit di Kutim. Menurutnya, meskipun memiliki potensi ekonomi yang besar, sektor ini masih dibayangi oleh permasalahan yang kompleks, mulai dari rumitnya proses pengelolaan hingga rendahnya pendapatan yang diperoleh oleh para petani.
Salah satu isu utama yang muncul adalah kebutuhan sertifikasi kelayakan untuk ekspor, yang menjadi syarat utama agar produk sawit dari daerah ini dapat bersaing di pasar internasional.
“Kemarin ada yang datang ke saya minta dikawal untuk pendampingan kelapa sawit apalagi sekarang prosesnya tuh rewel harus dilampirkan sertifikat apalah gitu.” kata Hasbollah
Hasbollah menyebutkan bahwa beberapa lembaga telah melakukan pendampingan untuk membantu petani sawit memperoleh sertifikasi yang diperlukan untuk ekspor.
“Itu dilakukan supaya nanti petani ini produksinya itu aman, terjamin, dan tidak dikesampingkan. Makanya, dikawal itu. Kemarin, saya bilang sama mereka, ini perlu dipastikan dulu ke pemerintah, mau tidak menganggarkan, karena saya kan belum punya anggaran nih. Jadi, perlu adanya proses ke pemerintah dulu,” ujar Hasbollah.
Politisi Partai Golkar itu pun mengungkapkan jika pengajuan sertifikasi kelayakan sudah mendapat respon positif dari pemerintah, dirinya akan siap untuk memberikan pendampingan lebih lanjut.
“Dalam hal ini, Dinas Perkebunan dulu kita dekati, mau tidak mereka memfasilitasi. Kalau sudah masuk disitu, biar kami kawal. Makanya, kalau kami yang masukkan, lantas pemerintah tidak bisa, ya percuma saja. Tapi, kalau seperti itu, kita saja yang carikan solusi supaya bisa,” pungkas Hasbollah. (tri/adv)



