Warta

DPRD Kaltim Tegaskan Anggaran Stunting Tetap Aman

RAIDMEDIA, SAMARINDA – DPRD Provinis Kalimantan Timur (Kaltim) menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Kaltim dalam penanganan stunting tetap terjaga meski terjadi penyesuaian anggaran di sejumlah sektor. Program stunting dipastikan tidak masuk dalam pos belanja yang dipangkas.

Anggota Komisi IV DPRD Kaltim, Agusriansyah Ridwan, mengatakan stunting menjadi prioritas karena berkaitan langsung dengan kualitas sumber daya manusia di masa depan.

“Penyesuaian anggaran memang terjadi, tetapi tidak menyentuh anggaran stunting. Program ini tetap dipertahankan karena menyangkut kepentingan jangka panjang daerah,” ujarnya, Senin (29/12/2025).

Ia menyebut Pemerintah Provinsi Kaltim telah menyiapkan pendanaan khusus agar program percepatan penurunan stunting berjalan optimal dan berkelanjutan. Dengan dukungan tersebut, pemerintah kabupaten dan kota didorong lebih agresif menjalankan program penanganan stunting.

Berdasarkan data DP3A Kaltim 2024, empat daerah dengan prevalensi stunting tertinggi yakni Kabupaten Penajam Paser Utara sebesar 32 persen, Kutai Barat 27,6 persen, Kutai Timur 26,9 persen, dan Kota Balikpapan 24,7 persen.

Agusriansyah menegaskan penanganan stunting membutuhkan kolaborasi seluruh pihak agar penurunannya benar-benar dirasakan masyarakat, sekaligus menjadi indikator penting dalam penentuan dana transfer ke daerah.

Related Articles

You cannot copy content of this page