DPRD Kaltim Soroti Tingginya Angka Kematian Ibu di Kukar

RAIDMEDIA, SAMARINDA – Sekretaris Komisi I DPRD Kalimantan Timur (Kaltim), Salehuddin, menyoroti tingginya angka kematian ibu melahirkan di Kutai Kartanegara (Kukar). Berdasarkan data yang ia terima, Kukar termasuk salah satu daerah penyumbang terbesar kasus kematian ibu di Kaltim, yakni menyumbang 6 kasus dari total 26 kasus.
“Kalau dihitung secara persentase, angkanya bahkan lebih tinggi dibandingkan dengan kota atau kabupaten lainnya,” ujar Salehuddin.
Politikus dari daerah pemilihan Kukar itu menilai, persoalan utama bukan semata-mata soal ketersediaan fasilitas atau tenaga kesehatan, melainkan pada lemahnya edukasi dan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pelayanan medis yang layak saat persalinan.
Salehuddin mengungkapkan, pemerintah daerah sebenarnya telah berupaya menyediakan tenaga kesehatan di setiap desa, termasuk bidan dan perawat. Namun, dalam praktiknya, masih banyak warga yang memilih melahirkan di tempat bidan kampung, alih-alih di fasilitas kesehatan resmi.
“Padahal sudah ada bidan profesional dan tenaga medis di desa. Tapi masyarakat masih lebih nyaman ke bidan kampung. Akibatnya, banyak terjadi komplikasi bahkan sampai meninggal dunia, baik bayinya maupun ibunya,” ungkapnya.
Ia juga menyoroti lemahnya koordinasi antara Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi dan Kabupaten. Menurutnya, koordinasi yang terjadi selama ini cenderung formal dan tidak menyentuh akar persoalan.
“Koordinasinya hanya sebatas pengambilan data dan monitoring tanpa upaya menyeluruh untuk mencari solusi yang konkret. Ke depan, saya harap ada sinergitas yang lebih kuat antara Dinkes Provinsi dan Kabupaten dalam menekan angka kematian ibu,” tegasnya.
Ia berharap permasalahan ini menjadi perhatian bersama agar pelayanan kesehatan bagi ibu hamil dan melahirkan bisa lebih maksimal dan merata hingga ke pelosok desa. (adv/bi)
Data Angka Kematian Ibu di Provinsi Kalimantan Timur Berdasarkan Alamat Domisili Per 1 Juni 2025
| No | Kabupate/Kota | Jumlah Kasus |
| 1 | Samarinda | 6 Orang |
| 2 | Kutai Kartanegara | 6 Orang |
| 3 | Balikpapan | 4 Orang |
| 4 | Berau | 1 Orang |
| 5 | Paser | 2 Orang |
| 6 | Kutai Barat | 2 Orang |
| 7 | Mahakam Ulu | 2 Orang |
| 8 | Kutai Timur | 3 Orang |
| Total Kasus | 26 Orang | |
Sumber Data : Infografis Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Timur



