DPRD Kutim

Yan Gelar Reses Serap Aspirasi Masyarakat Kutim

RAIDMEDIA, KUTIM – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutai Timur (Kutim), Yan, menggelar reses di beberapa desa di Kutim. Desa-desa yang dikunjungi yaitu Rantau Panjang di Kecamatan Telen, Wahau Baru di Kecamatan Muara Wahau, Wanasari di Kecamatan Muara Wahau, Makmur jaya di Kecamatan Kombeng, dan masih ada beberapa desa yang ingian ia datangi.

Yan mengungkapkan bahwa sejumlah aspirasi disampaikan masyarakat, seperti infrastruktur jalan, ternak sapi dan kambing, pemeliharaan ikan, dan masih ada daerah transmigrasi yang sertifikatnya belum jelas.

“Kemudian, ada juga aspirasi dari beberapa sekolah yang minta untuk dibangunkan dan persiapan kebun sawit setelah replanting. Karena saat masa replanting sawit, tentu saja petani tidak memiliki penghasilan, PSR merupakan bantuan penanaman kembali pohon sawit secara berkelanjutan, serta PDAM air bersih,” ujarnya.

Yan juga mengungkapkan bahwa hampir semua desa di wilayah Wahau dan Kombeng menghadapi masalah terkait air bersih.

“Hampir desa-desa eks transmigrasi di bagian Wahau dan Kombeng memiliki masalah mengenai air bersih. Mereka sebenarnya meminta pengadaan sumur bor, tetapi kita belum menemukan orang yang tepat. Pihak pemerintah tidak akan membayar ketika proyek pengeboran tidak berhasil menemukan sumber air, tetapi kontraktor tetap mengeluarkan biaya, baik ada air atau tidak adanya air. Hal ini yang belum menemukan jalan keluarnya,” lanjutnya.

Yan menjelaskan bahwa semua aspirasi masyarakat yang diserap selama reses bisa disampaikan melalui Sistem Perencanaan Daerah (SPD). Namun, keputusan akhir terkait realisasi aspirasi tersebut berada pada Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda).

“Menurut kami, ini merupakan usulan prioritas. Namun, belum tentu menurut pemerintah, walaupun kami yang mengklaim paling tau karena kami yang turun ke lapangan. Jika Bapedda bilang ini belum urgent dan tidak sesuai dengan visi misi pemerintah, ya ini juga adalah persoalan yang belum kita temui dalam sistem ini,” tuturnya. (tri/adv)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You cannot copy content of this page