Menjelang Pilkada Serentak, DPRD Kutim Serukan Tolak Politik Uang

RAIDMEDIA, KUTIM – Pilkada serentak tinggal menghitung hari. Dinamika politik kian memanas, dengan para calon kepala daerah berlomba-lomba menarik simpati masyarakat melalui kampanye yang intensif.
Menjelang momen penting Pilkada ini, Anggota DPRD Kutim, Uci, menyoroti kesamaan visi dan misi dari kedua pasangan calon (paslon) Bupati Kutim yang bertarung dalam Pilkada tahun ini.
Menurutnya, visi dan misi kedua paslon Bupati Kutim memiliki kesamaan yang signifikan dalam upaya membangun daerah. Baik paslon 01 maupun paslon 02 memiliki fokus yang hampir serupa, terutama dalam hal pengembangan infrastruktur, peningkatan kualitas pendidikan, dan kesejahteraan masyarakat.
“Jika kita cermati, sebenarnya visi-misi mereka tidak jauh berbeda. Keduanya sama-sama ingin membawa perubahan positif bagi Kutai Timur, terutama dalam tiga aspek utama: infrastruktur, pendidikan, dan kesejahteraan rakyat,” ungkapnya.
Selain itu, Uci mengajak masyarakat untuk menolak praktik politik uang yang sering muncul menjelang pemilihan. Ia menyatakan bahwa politik uang merusak proses demokrasi dan menghilangkan kesempatan bagi pemimpin yang benar-benar berintegritas untuk memimpin.
“Mari semua masyarakat Kaltim dan khususnya Kutim, mari kita menolak yang namanya money politik. Jangan lupa datang ke TPS dan pilih sesuai hati nurani kita,” ujarnya.
Sebagai informasi pada Pilkada 2024, pasangan calon gubernur Kalimantan Timur, Isran Noor-Hadi Mulyadi, tercatat dengan nomor urut 01, sementara pasangan Rudy Mas’ud-Seno Aji berada di nomor urut 02.
Sementara, untuk di Kabupaten Kutai Timur, terdapat dua paslon Bupati, yakni Kasmidi Bulang-H. Kinsu dengan nomor urut 01, dan Ardiansyah Sulaiman-Mahyunadi di nomor urut 02. (mil/adv)



